Menu Tutup

Kasus Pembunuhan Anak Dibawah Umur, Kuasa Hukum: Pastikan Keadilan Direngkuh Korban

BOGOR, LIP12 – Kasus pembunuhan anak dibawah umur berinisial FA (8) yang terjadi di Kp. Cinangka Rt. 02/Rw. 02 Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhir nya disidangkan di Pengadilan Negeri Klas IA Cibinong Kab Bogor, Selasa (8/10/2019).

Sidang pertama pada tanggal 03 Oktober 2019 dengan agenda sidang Pembacaan Dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ibu Andi Hermawati, S.H., dari Kejaksaan Negeri Kab Bogor. JPU mendakwakan Terdakwa sesuai perbuatannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (3) dan / atau Pasal 81 dan / atau Pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Terdakwa HR, akan disidangkan kembali pada tanggal 10 Oktober 2019 di PN Cibinong, dengan agenda pemeriksaan saksi dan bukti-bukti. Saksi yang dihadirkan sebanyak 9 orang, termasuk ayah kandung korban.

Dalam kesempatannya Anggi Triana Ismail, S.H, kuasa hukum dari pihak korban mengungkapkan, “kasus yang sempat heboh dikarenakan lamanya proses penyidikan ini yang memakan waktu selama 4 bulan, akhirnya telah mendapatkan jawaban yang membaik. Saling tuduh, atas pengembalian berkas (P.19) antara JPU Kejari Kabupaten Bogor dengan Penyidik Polres Bogor, sangat mencerminkan ketidak profesionalitasan kerja atas amanah konstitusi masing-masing institusi”.

Masih menurut Anggi, “kami berharap proses ini tak terjadi polemik seperti yang lalu-lalu.
Dan kami pastikan berdasarkan semangat konstitusi, bahwa keadilan adalah hal yang harus diperjuangkan sampai mati. Sehingga pencari keadilan tak kembali murung oleh ulah Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Bogor, ” ucap dia.

Lanjutnya, “kami berharap juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) mampu memaksimalkan tuntutannya, berdasarkan hukum serta bukti-bukti yang didapatinya, dan Hakim PN Cibinong pun selaku wakil Tuhan di dunia, harus mampu menjawab harapan pencari keadilan ataupun korban melalui nuraninya yang terbesit, ” kata dia. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto & Video News